Top Ad unit 728 × 90

Ga Jadi Curhat Ternyata Masalah kita sama

Ga Jadi Curhat Ternyata Masalah kita sama , apakah anda suka uang ? kalau getu sama, saya juga uang, duit bahkan dollar, rupiah, ringgit dinar saya juga suka kok,  tapi dengan syarat selama masih bisa untuk membeli dan bukan uang gambar megawati ya ? itukan duit mainan, heheh sekarang Ga Jadi Curhat Ternyata Masalah kita sama .

Hari hari saya suka sekali sendiri , kegiatanpun sendiri karena dalam kesendirian saya menemukan kemerdekaan , termasuk kemerdekaan tidur di mana masalah tidur adalah prioritas yang paling saya agungkan sebagai simbul kemakmuran, untuk masalah mengapa bisa tidur saya anggap sebagai simbul kemakmuran di bahasa lain waktu saja, sambil memberi kesempatan yang lain untuk mencocokan benar atau tidak bahwa tidur itu simbul kemakmuran ? dan sekarang saya mau nulisa tentang Ga Jadi Curhat Ternyata Masalah kita sama .

Saya punya sedikit kisah nyata asli pengalaman pribadi dan sampai sekarang kalau ingat kejadian itu rasanya hati ini menjadi geli bahkan tidak jarang saya senyum senyum sendiri karena menurut saya itu salah satu kejadian yang menggelikan sekali hehehe entah bena atau salah kisah ini saya beri judul Ga Jadi Curhat Ternyata Masalah kita sama .

Seperti biasa , hari hari saya adalah sibuk dengan ngeblog kadang di rumah kadang di warnet , penampilan seadanya menurutku toh hidup ini selama tidak melanggar hukum pidana sama perdata yang berlaku maka apapun itu sah sah saja untuk di lakukan termasuk pake celana kolor kaos oblong kalungan flashdisk pergi ke warnet ketemu gadis gadis, tidak cuci mukapun warnet yang saya datangi juga santai saja dan tidak ada masalah.

Ternyata kebiasaan saya tadi ada yang memperhatikan , dan suatu ketika orang tadi mencoba memberanikan diri untuk mengajak bicara saya ,  dalam pembicaraan awalnya dia menawarkan sebuah jasa dengan ungkapan kurang lebih

Orang  : " Mas maaf mau bicara sebentar boleh ga ?

Saya    : Oh iya silahkan bos, ada apa?

Orang   : Mas saya lihat kamu kok selalu murung, rambut kusut muka kisut hidup kaya tak beraturan , sepertinya sedang punya   masalah      besar, apa mas kira kira butuh bantuan , mungkin saya bisa bantu ?

Saya     :   Ya kalau masalah sih selalu ada , namanya juga manusia bos , kalau soal penampilan sih saya tidak tahu, soal rambut kusut dan sebagainya rasanya kok saya biasa saja dan tidak ngaruh dengan hati saya.

Orang   :  Tidak getu mas, saya amati mas itu semakin hari semakin kurus , hidup kaya kurang terurus , ya kalau ada masalah curhat saja mas ga apa kok, saya siap di curhati.

Saya       : Ya kalau masalah sih ada bos , tapi saya pernah dengar dari ustadz entah dari mana saya lupa , kata ustadz jika kamu dapat masalah jangan curhat pada manusia tapi curhatlah pada Allah , karena curhat pada manusia bukan menyelesaikan masalah tapi menambah masalah. getu bos kata ustadz.

Orang    : Oh getu ya mas, tapi bagaimana tentang  soal belanjamu, soal waktumu , kesehatan, keharmonisan kok itu sepertinya juga kurang bagus mas, emang mas ga pingin ya lihat saya dan keluarga saya yang selalu bahagia ?

Saya       : Oh tidak ada masalah bos, semua jalan lancar biasa saja kok , emang keluargamu gimana bos?

Orang     : Emang mas ga pingin seperti keluarga saya , sholat jamaah, selalu becanda dengan anak dan bernyanyi nyayi bersama, bisa beli ini itu , tidak kekurang apapun getu mas.

Saya        : Hehehe ga bos, biasa saja kok, saya gada masalah dengan hal hal yang bos sebutkan .... bos saja paling yang terlalu berlebihan merhatikan saya.

Orang     : Tapi saya perhatikan mas tidak seperti itu.

Saya        : Oh kalau soal yang demikian rasanya kurang pantas di ceritakan ,bukankah membanggakan diri sendiri itu termasuk ujub dan riya bos dan itu di larang Allah.

Orang      : Jangan ngomong soal ujub atau riya lah mas, saya juga paham soal itu, lagi pula kalau mas ngomong ke saya kan sudah saya anggap biasa , jadi jangan takut ujub atau riya.

Saya         : Saya belum bisa seperti kamu bos, ujub riya standarnya kan di mata Allah bos bukan di mata manusia, itu menurut saya bos ya kalau bos punya prinsip lain silahkan tapi untuk saat ini saya belum bisa kaya getu.

Orang      : Ya sudah mas kalau getu, tapi kalau ada masalah curhat saja ke saya ya mas, ga apa kok?

Saya         : Iya bos. santai saja

Orang      : Nah getu, emang mas punya masalah apa?

Saya        : Saya punya masalah besar sampai sekerang belum bisa di selesaikan bos, apa siapa membantu ?

Orang      : Iya bos , emang masalahya apa ?

Saya         : Masalahnya saya ini butuh uang banyak buat beli rumah, mobil, dan perlengkapan lainya , kalau di jumlah kurang lebih satu milyard bos, apa bos punya duit untuk di berikan ke saya secara cuma cuma , tanpa status hutang?

Orang      : Walah mas, kalau soal duit saya tidak bisa kasih bantuan mas kalaupun bisa itupun juga tidak banyak dan harus di hutang .  keperluan saya kan banyak mas.. mulai dari biaya sekolah anak, bayar listrik, belanja dan lain lain, kalau uang sebanyak itu ya tidak mungkin mas, orang gaji saya saja cuma sekian, belum di potong biaya ini dan itu mas.

Saya         : Nah jadi maslah kita kan sama bos, masa sesama orang bermasalah di suruh curhat kan ga asyik, heheheheheh.

Itulah dialog singkat yang lucu dan unik , yang pernah saya alami sendiri . semoga bermanfaat.
Ga Jadi Curhat Ternyata Masalah kita sama Reviewed by Majalah Bisnis on 07.20 Rating: 5
All Rights Reserved by Blog Abajadun © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.