Top Ad unit 728 × 90

Kisah Renungan Untuk Orang Tua Yang Sibuk Bekerja

Kisah renungan buat orang tua yang sibuk dengan pekerjaan sampai lupa dengan apa yang anaknya inginkan, tidak di pungkiri bahwa permasalahan ekonomi sering membuat kita terpaksa pergi pagi dan pulang malan hari, memeras keringat memeras pikiran semua kita lakukan hanya untuk memnuhi kebutuhan rumah tangga, apalagi jika kita sebagai kepala rumah tangga tentu hal yang demikian bisa tidak bisa harus di lakukan , mengingat jika kita yang tidak memikirkan keluarga kita lantas siapa lagi yang akan menanggung masa depan anak istri kita kelak.

Iya , nasehat tetaplah nasehat yang tidak serta merta nasehat berubah jadi lembaran rupiah, okelah jika nasib manusia memang berbeda beda dan tidak ada pentingnya memberi alasan aturan atau apalah kepada orang yang sedang masa masa sibuk soal ekonomi,karir dan pekerjaan toh semua demi memenuhi kebutuhan dan masa depan keluarga.

Ungkapan di atas memang benar adanya, bahwa setiap manusia memang memiliki nasib yang tidak sama, ada yang serba kecukupan tanpa harus meninggalkan atau menelantarkan salah satu anggota keluarga ( anak dan istri ) , ada juga yang harus pergi mearantau jauh dari saudara dan keluarga bahkan sampai bertahun tahun lamanya. Ini kenyataan dan semua orang juga tahu.

Tapi jika ingat satu hal yaitu di mana sebenarnya manusia itu di beri sebuah kekuatan yang luar biasa di balik cita cita yang dia miliki maka apapun bisa terjadi selama apa yang di lakukan adalah atas dasar kasih sayang dan tekat untuk menggapai masa depan tanpa meninggalkan satu sama lainya termasuk salah satu anggota keluarga. Saya yakin selama kita masih punya hati dan nurani pasti tidak ingin jauh dari anak istri hanya soal ekonomi, namu saya akan lebih yakin lagi bahwa ekonomi dan anak istri adalah satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan, sebagai manusia tentu tidak ada yang sempurna artinya jika kita jauh dari keluarga bisa saja kita lupa tujuan dari rumah itu apa, nah di sinilah peran anak istri sangat di tuntut untuk berada di samping kita supaya tangis anak kita dan omelan istri kita itu sebagai bahan motivasi untuk maju lebih baik lagi di samping pereda di kala kita susah dan gundah. demikian yang saya tahu mengapa keluarga harus selalu ada di samping kita di manapun kita berada kecuali takdir bicara berbeda yaitu adanya kematian di antara salah satunya. Sekali lagi tanpa menolak adanya prinsip bahwa nasib manusia itu berbeda beda saya secara pribadi sangat menyarankan buat kawan kawan , jika suatu saat nanti kita memiliki anak dan istri dan di tekan masalah ekonomi sebisa mungkin ajak mereka kemanapun kita pergi , karena banyak hikmah yang akan kita dapatkan dalam perjalanan menggapai masa depan, percayalah bersama lebih baik daripada berjauhan hanya karena soal kebutuhan sandang pangan dan papan. dan untuk melengkapi renungan ini saya ada sedikit kisah renungan terkait bagiamana menyikapi keluarga kita ketika kita berada di tengah jurang kemiskinan. silahkan download filenya di sini > kisah renungan untuk orang tua yang sibuk, sekian semoga bermanfaat, sekali lagi saya mohon maaf dengan catatan ini , bukan maksud hati ingin menggurui atau mengatur urusan keluarga orang, tapi setidaknya hal ini bisa buat pertimbangan bagaimana supaya keluarga yang kita bangun bisa berdiri tegar di jalan yang benar mendapata rizki berkah melimpah serta mawadah warahmah, sekian. kisah renungan untuk orang tua yang sibuk
Kisah Renungan Untuk Orang Tua Yang Sibuk Bekerja Reviewed by Majalah Bisnis on 10.26 Rating: 5
All Rights Reserved by Blog Abajadun © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.