Top Ad unit 728 × 90

GEMUK SEHAT TANPA MANTRA



Banyak statemen tentang gemuknya seseorang. Ada yang bilang kalau
sewaktu lajang kurus maka ketika sudah menikah nanti pasti gemuk.
Entah apa yang mendasari perkataan tersebut, tapi yang jelas saya
menganggapnya mitos, karena hal tersebut tidak dialami kebanyakan
orang yang sudah menikah termasuk saya dan suami.

Ada yang bilang, gemuk tanda makmur. Masa iya?! Realitanya banyak yang
gemuk malah keluar masuk RS, makmur darimana?!.

Ada yang bilang gemuk kurusnya badan sangat dipengaruhi pola hidup dan
ketenangan fikiran. Yang ini saya baru setuju.

Suami saya makin hari makin kurus saja. Pipinya mengempis, badannya
langsing bak pragawati, ditambah kulitnya yang kuning mulus seperti
cewek, membuat dia seperti waria tampan dirumah saya. Tapi kumis tipis
yang menyatu dengan jenggot dan godeg tipis di pipinya membuat dia
tampak gagah bagai pragawan arab, tampan.

Saya sangat ingin suami saya nampak sedikit gemuk. Tapi sulitnya minta
ampun. Memang sehari-hari suami saya selalu disibukkan dengan bekerja
dan bekerja (kerja mulu'). Kerjanya tidak berat sih, hanya duduk
menghadap luptop. Namun bisa sampai berjam-jam bahkan berhari-hari,
dia kuat. Dia sering lupa makan. Parahnya lagi dia lebih mementingkan
rokok dan kopi ketimbang makan nasi. Kurang makan, dan fikirannya
terforsir, mungkin itu penyebab suami saya sulit gemuk.

Suatu hari dia minta dibuatkan bubur kacang hijau. Dengan lahap dia
habiskan dan minta lagi, lagi dan lagi pada tiap harinya sampai
persediaan kacang hijau mentah habis. Saya tidak melihat perubahan
pada diri suami saya mungkin karena berkumpul dan melihat setiap saat.
Namun kakak bilang; "suamimu kelihatan segar dan pipinya sedikit
berisi, makannya mulai teratur ya?", tanya kakak. Dalam hati saya
berkata, masa iya!. Ku pandangi suamiku berusaha menemukan jawaban,
ternyata memang sedikit gemuk ketimbang pekan kemarin. Padahal selera
makannya biasa bahkan cenderung jarang, tetap perokok dan ngopi, hanya
saja ketambah bubur kacang hijau tiap pagi.

Saya senang suami sedikit gemuk. Tapi kalau kacang hijau terus ya
bangkrut. Di daerah saya harga 1/4 kg kacang hijau hampir sama dengan
1 kg beras. Sehingga muncul sedikit kecewa karena tak bisa sajikan
bubur kacang hijau dengan rutin.

Berharap Tuhan berikan rizki tak terduga. Benar adanya, Tiba-tiba
disuatu pagi ada yang mengetuk pintu rumah dan menyodorkan kantong
kresek tanggung. Berat rasanya, setelah saya buka, isinya kacang
hijau. Senangnya bukan kepalang hati meloncat riang. Syukur
alhamdulillah, bisa buatkan suami bubur lagi. Semoga suamiku kembali
tembem seperti yang ku harapkan.
GEMUK SEHAT TANPA MANTRA Reviewed by Majalah Bisnis on 08.23 Rating: 5
All Rights Reserved by Blog Abajadun © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.