Top Ad unit 728 × 90

Jatuh cinta di larang agama



Jatuh cinta larangan agama

Orang jawa bilang(Urip iki soko prentuling tresno) hidup ini berawal
dari cinta.
Cinta yang membuahkan isi dunia.
Cinta tak mengenal batas umur.
Cinta tak mengenaal golongan. Cinta tak mengenal jabatan.
cinta tak mengenal agama Kita sebagai manusia tidak bisa mengelak
dengan adanya cinta.
Cinta amatlah rumit dan berliku liku.
Sampai Cinta banyak yang mengklaim,bahwa itu hanya fata morgana.
Cinta bayak yang memuja dan menyembahnya.
Cinta banyak yang mencaci maki dan mengabaikanya.
inilah cinta.
Itulah cinta beraneka ragam orang mendefinisikanya.
Terserah bagi siapa yang menafsirkanya. Yang jelas dalam penafsiranku,
jatuh cinta itu di larang agama.
Karena mau tidak mau yang namanya jatuh, itu membahayakan bagi dirinya
sendiri dan siapa yang kejatuhan.
Kata kata jatuh cinta mengandung arti dia kehilangan kesadaran akan
dirinya. seakan akan dia menyerahkan dirinya tanpa kesadaran akan
dirinya sendiri. Dia kehilangan kontrol kesadaran.
Padahal dalam agama kita di ajarkan untuk selalu sadar. Orang yang
tingkat kesadaranya tinggi, pasti dia semakin tinggi derajatnya.

Jatuh cinta di larang agama
Kita di ajarkan
untuk selalu menyerahkan dirinya pada sang kuasa. Bukan pada cinta.
Agar hidup ini mudah untuk memikul segala urusan yang menjadi tanggung
jawabnya. Karena dalam hidup manusia mempunyai tanggung jawab yang
besar, tanggung jawab itu menurut kadar kemampuanya masing masing.
Kalau hidup kita serba mudah, pasti semua itu akan menambah sukur
kita pada sang kuasa. membuahkan rasa kasih Sayang dengan kesadaran
seutuhnya. Bukan cinta menjadi yang menjadi tuhanya.
Jatuh cinta di larang agama Reviewed by Majalah Bisnis on 04.15 Rating: 5
All Rights Reserved by Blog Abajadun © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.