Top Ad unit 728 × 90

NGAWI asalku HONGKONG impianku

Habis dari perusahaan setelah ngopi , ampra jajanan dan menata di

sepeda, aku berangkat duluan meluncur ke arah jalur karangjati,lewat

jalur bis ngawi - caruban. Dengan bekal semangat pagi , aku

menggemborkan sepeda melintasi jalanan yang sudah mulai terasa panas.



Setiap warung ,ataupun toko yang kulalui,kutawari jajanan yang

kubawa,alhamdulillah rata-rata semua antusias pada milih-milih

jajanan yang kutawarkan,walaupun dengan menawar abis,akirnya pada

beli juga.



sesampai di kasreman aku berbelok ke utara sampai di perempetan

kasreman . Waktu sudah habis akirnya aku pulang,lewat jalur

kasreman-tawun. sengaja tidak lewat jalur bis.



Sepanjang perjalanan aku melengak lengok lihat kanan kiri , sesekali

aku berhenti melihat hamparan sawah yang begitu luas. Jagung,kacang

dan padi yang sedang di tanam saat ini. Terbersit pertanyaan dalam

hatiku,"ngawi itu tanah pertanianya luas , dan subur tapi mengapa

masyarakatnya lebih suka kerja ke HONGKONG. . . ?

ini salah siapa. , . ?

masyarakatnya. . ? Atau

pejabatnya. . . . ?

tapi ya biarlah aku hanya rakyat jelata,itu urusan yang mempunyai

kewajiban tanggung jawab. "
NGAWI asalku HONGKONG impianku Reviewed by Majalah Bisnis on 08.09 Rating: 5
All Rights Reserved by Blog Abajadun © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.