Top Ad unit 728 × 90

RINTIHAN MANTU TERPILU HATI ANAK TERKOYAK

RINTIHAN MANTU TERPILU HATI ANAK TERKOYAK
Semua orang pasti berharap ,kelak kalau sudah menikah dan punya
anak,punya rumah juga pastinya.termasuk aku.Tapi semua itu hanyalah
menunggu-dan menunggu keajaiban dari TUHAN. Gimana mau buat
rumah,lawong buat makan aja pas-pasan,kerjaan gak tetap,begitu juga
gajianya,
mau nunggu warisan,gak kunjung ada,nasib. . .nasib. . . . !

RINTIHAN MANTU TERPILU HATI ANAK TERKOYAKTapi gimana lagi anak dua,mau
numpang mertua ,slalu adu rasa.
Numpang tempat orang tua ,tidak jauh berbeda dari tempat mertua.
Terkadang tidur malamku sering terjaga,duduk termenung,dan merenung,
"kapan punya rumah sendiri. . . .kapan bisa mandiri. . . ,?"

RINTIHAN MANTU TERPILU HATI ANAK TERKOYAK Tak kuduga ternyata di dunia
ini masih ada orang yang berhati mulia,
mau peduli ,dan mau meminjamkan rumahnya untuk saya tempati beserta
anak istri. walau dengan mengontraknya.

RINTIHAN MANTU TERPILU HATI ANAK TERKOYAK Hari demi hari,menginjak
bulan berganti bulan kami hidup dalam rumah kontrakan,walaupun masih
jauh dari harapan,paling tidak hidup ini bisa sedikit lega,dan bisa
berkarya walaupun tak seberapa.
Bagaikan surga walaupun hidup dalam kontrakan,anak istri semua
tentram,dan nyaman.

RINTIHAN MANTU TERPILU HATI ANAK TERKOYAK Itulah pengalaman yang
pernah aku alami,sebagai mantu dan anak.semoga bisa buat pelajaran
bagi kita semua.
Tetap terus berkarya dan bekerja,serta berusaha,jangan lupa disertai
doa,suatu hari pasti ALLOH akan mengabulkan doa kita.
RINTIHAN MANTU TERPILU HATI ANAK TERKOYAK Reviewed by Majalah Bisnis on 08.13 Rating: 5
All Rights Reserved by Blog Abajadun © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.