Top Ad unit 728 × 90

TUKANG CUKUR PENYAMBUNG UMUR



Tadi siang di sela-sela aktifitas,aku menyempatkan diri pergi
ketukang cukur yang ada di etan kali pasar paron,maksud ingin cukuran
/ (menyukur rambut sial).,dan ternyata antri bukan main,soalnya tadi
siang hari minggu banyak tukang cukur yang pada libur,mungkin pada
refresing,atau pada nyepohne gunting beserta pisaunya.

Di balik aku potong rambut/cukuran tadi sore memang ada cerita yang
menggelikan,sekaligus menjengkelkan.
Tadi pagi waktu aku nyales,kira-kira jam 11 siang,bertepatan dengan
udara yang panas,kepalaku terasa gatal-gatal,entah karena memang
kotor,ataukah pengaruh memakai helm terlalu lama.Aku tiba di toko
langganan ,seperti biasa aku tawarkan jajanan ke pemilik toko,sembari
membuka helm karena disamping panas,pengap,kepala terasa
gatal-gatal.sambil menggaruk garuk kepala.tak kusadari rambutku
amburadul abis. dan ditoko itu ada anak kecil seumuran 4 tahun.
Setelah mengetahui rambutku langsung nangis bukan kepalang,
"aakut yeyok buk"mungkin maksudnya takut-reyokt celoteh anak kecil
itu. Sepontan helm ku pakai lagi,dan tangisan anak kecil itu berhenti.

Makanya buat teman-teman sales,lebih-lebih yang masih muda-perjaka,
1.hargai dirimu dengan berpakain yang rapi.
2.jaga jiwamu dengan bahasa yang sopan dan santun.
3.tawarkan barang dagangan dengan hati senang, niscaya pembeli semua
datang,tapi ingat gak boleh hu u u u tang.

Kalau soal potong rambut
aku sendiri lebih suka ,yang ada di pinggir-pinggir jalan dari pada di
salon,alasanya:
1. lebih murah.
2. Nilai sosial,tukang cukur pinggir jalan rata-rata ekonomi menengah kebawah.
sedangkan salon itu punyanya orang kaya,jadi gak perlu di
sodakohi,tapi balik menyodakohi.
TUKANG CUKUR PENYAMBUNG UMUR Reviewed by Majalah Bisnis on 08.50 Rating: 5
All Rights Reserved by Blog Abajadun © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.