Top Ad unit 728 × 90

Sampai Kapan Menumpuk Alasan

Sampai Kapan Menumpuk Alasan - renungan sekilas saat perjalanan pulang

dari rumah orang tua, entah mengapa tiba tiba saja saya jadi merasakan

keheningan yang mendalam di saat saya melihat mendung tebal berwarna

hitam pekat .



Aku jalankan sepeda motor dengan kecepatan standar 60/70 km , aku

nikmati perjalanan tadi sambil aku lihat gumpalan awan hitam di

langit, aku berfikir apakah hujan yang lama di nantikan akan datang

dan musim kemarau hingga banyak kekeringan akan berakhir, yah mudah

mudahan hujan kali ini ini jika benar benar terjadi memang benar benar

hujan yang membawa berkah dan bukan musibah.



Sebelum sampai rumah , karena melewati alun alun kota saya berhenti

untuk minum es untuk rilex, aku pesan es kelapa muda dan makan

sebungkus rica rica ayam, oke mantab , hidup terasa nikmat . Lupa

sejenak lalu kembali lagi pada awan tebal tadi, ternyata benar

rintikan gerimis mulai turun, mulailah keheningan yang sempat terlupa

muncul lagi , kali ini saya sedikit mendapatkan hikmah yang selama ini

mungkin tak pernah saya sadari, sering menumpuk alasan dan bukan

mencari solusi , hujan dan kemarau telah mengajari saya.



Pada saat kemarau saya sering menunda pekerjaan karena panas badan

jadi lesu lemah dan kurang nyaman, sekarang hujan maka muncul alasan

jalan becek , kurang nnyaman , tak ada payung dan lain sebagainya.

Kalau di pikir bahwa kita sebagai mahluk hidup yang tidak lepas dari

dua musim ini yaitu penghujan dan kemarau , jika kita selalu membuat

alasan dan menunda pekerjaan cuma karena musim yah sampai kapanpun

kita tidak akan menyelesaikan pekerjaan , cuma karena hujan dan

kemarau, dari kejadian ini saya menui hikmah besar bahwa menghadapi

masalah itu carilah solusi jangan cari alasan untuk menghindari .
Sampai Kapan Menumpuk Alasan Reviewed by Majalah Bisnis on 03.48 Rating: 5
All Rights Reserved by Blog Abajadun © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.