Top Ad unit 728 × 90

Artikel Tentang Pendidikan nahwu.kalam terbagi tiga bagian

To: Pembaca abajadun di manapun berada Dengan ini saya menyampaikan

beberapa tulisan terbaik untuk di baca Saya berharap di baca sampai

selesai ya ?



Pendahuluan :

kami menulis artikel ini semata-mata hanya sebagai media belajar

bersama dalam mempelajari ilmu nahwu,dan kami ambil dari kitab

jurumiyah,sebagai pedoman dalam tulisan artikel kami. Apabila dalam

tulisan ini nanti terdapat banyak kesalahan,itu semua karena masih

sangat kurangnya pendidikan dan pengetahuan kami,untuk itu bagi para

pembaca ataupun para sami'in kami mohon sudi sekiranya meluruskan

.lewat kotak komentar ataupun email penulis. Sebelumnya kami ucapkan

terimakasih



Latar Belakang :

Mengingat internetan kini sudah memasyarakat baik pelajar,santri dan

bahkan masyarakat awampun sudah menggunakan internet.untuk itu kami

mencoba menulis dalam rangka belajar ilmu nahwu,agar lebih mudah dalam

mempelajari pengetahuan ilmu nahwu.



Arah Dan Tujuan :

Dengan tulisan artikel kami ini, semoga dapat memudahkan bagi para

pelajar,santri dan semua yang menginginkan belajar ilmu nahwu,semoga

bisa menambah ilmu dan wawasan tanpa harus bersusah-susah membuang

waktu ketempat pengajian karena keterbatasan waktu. Namun kami juga

menyarankan agar tetap berkonsultasi dengan para ahli dibidang ilmu

nahwu di tempat terdekat anda,agar nantinya tetap ada sanat ilmu yang

jelas serta bertanggung jawab.



Message:

Pendidikan nahwu.kalam terbagi tiga bagian-dalam pendidikan ilmu

nahwu,kalam terbagi atas tiga kalimah diantaranya:kalimah isim kalimah

pingil dan kalimah huruf.



yang dinamakan kalimah isim yang bisa menjadi kalam ,mempunyai

beberapa tanda,diantaranya:

1.pantas bertemu iqrob jer (khofad)

contoh lafad: rojul bisa menjadi

rijalu,rijali ataupun

rijal

2.pantas bertemu tanwin

contoh lafad:rojul menjadi rojulun

zaed menjadi zaedun

toyib menjadi toyibun dan lain sebagainya

3.pantas diberi awalan al

contoh:

rojul menjadi arojulu

zaed menjadi azzaedu

toyib menjadi attoyibu

4.pantas diberi awalan salah satu dari huruf jer

contoh:

rojul menjadi firojuli

zaed menjadi bizaedi

toyib menjadi ngantoyibi.



terbaginya kalam menjadi beberapa bagian yang kedua,yaitu:

kalimah pingil.dan mempunyai beberapa tanda-tanda,

diantaranya:

1.pantas diberi awalan qot harfiah.

Contoh lafad :

qoma menjadi qotqomat

2.pantas diberi awalan sin tangfis.

Contoh lafad:

yaqumu menjadi sayaqumu

3.pantas diberi awalan saofa taswif

contoh lafad:

yaqumu menjadi saofayaqumu

4.pantas diberi tambahan tak-taknis sakinah

contoh:

lafad ,qoma menjadi qomat



salah satu dari tiga bagian kalam yaitu kalimah huruf.

Sedangkan kalimah pingil dan kalimah isim telah diterangkan diatas

baik ciri-cirinya beserta contoh-contohnya.

Begitu juga dengan kalimah huruf,mempunyai ciri-ciri atau tanda-tanda

khusus ,yaitu apabila ada kalimah yang tidak bisa /tidak pantas diberi

tambahan dari tanda-tanda kalimah isim ataupun tanda-tanda kalimah

pingil.

Kalimah yang seperti itu yang dinamakan kalimah huruf.seperti lafad:

hal-fi-dan lam.

Dari ketiga lafad ini tidak mungkin di beri tambahan tanwin, ataupun

al,sebagai mana pada kalimah isim,ataupun diberi tambahan qot,sin

,saofa,taktaknis sakinah,sebagai mana dalam kalimah pingil.

Sekian dulu ,tunggu tulisan-tulisan lainya,dalam pembahasan yang lain

seputar penjelasan dalam kitab jurumiyah.
Artikel Tentang Pendidikan nahwu.kalam terbagi tiga bagian Reviewed by Majalah Bisnis on 02.44 Rating: 5
All Rights Reserved by Blog Abajadun © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.